Tampilkan postingan dengan label makan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 11 Maret 2014
Pelajar makan cicak kerana terlalu lapar Iskandar
Harakahdaily
| Ahmad Tajdid, | 18 Okt 2013 |
"Ketika pelajar lain ke kantin, pelajar malang ini mencari cicak untuk dimakan," kata Yang Dipertua PAS Pandan, Iskandar Abdul Samad.
Kisah ini diceritakan Iskandar kepada Harakahdaily tatkala diminta mengulas entri beliau di laman blognya baru-baru ini.
Iskandar yang juga Pengerusi Jawatankuasa tetap Perumahan, Pengurusan Bangunan dan Peneroka Bandar Selangor diwawancara Harakahdaily di pejabatnya, di Bangunan Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah, semalam.
Menurut Iskandar, menyedari kejadian tersebut, guru di sekolah berkenaan segera memasukkan nama pelajar terbabit dalam senarai Program Rancangan Makanan Tambahan Sekolah.
"Hanya setelah peristiwa itu, barulah guru-guru sekolah tersebut tahu betapa melaratnya keluarga pelajar tersebut. Memang ada keluarga yang hidup susah tetapi tidak mahu meminta-minta," ujarnya.
Sehubungan itu Iskandar menggesa para petugas parti supaya turun ke tengah masyarakat untuk melakukan tinjauan seterusnya mengenal pasti keluarga yang benar-benar memerlukan bantuan.
"Mereka (aktivis parti) perlu menyedari bahawa mereka bukan sahaja pemimpin parti tetapi juga pemimpin masyarakat," ujarnya.
Sehubungan itu beliau mahu aktivis parti lebih prihatin dengan masalah rakyat setempat dan keluar daripada kepompong surau dan masjid.
Dalam entri di laman blognya baru-baru ini, Iskandar berkata cabaran utama dalam menyampaikan bantuan bukanlah jumlah wang yang diperuntukkan tetapi untuk mencari orang yang benar-benar layak dibantu.
"Kita gagal kalau kita menyampaikan bantuan kepada mereka yang tidak layak walhal mereka yang layak ditinggalkan.
"Saya juga percaya mereka yang betul-betul layak atau betul-betul melarat hidupnya tidak mempunyai kemampuan untuk datang berjumpa YB, nazir masjid, pengerusi surau, penghulu atau ketua kampung.
"Adalah menjadi tugas kita untuk turun padang cari dari pintu ke pintu," tegasnya.
Beliau menceritakan pengalaman berjumpa sekeluarga yang berbuka puasa dengan nasi dan kicap di kawasan yang diwakilinya.
Sehubungan itu, Iskandar menyeru aktivis parti untuk sentiasa turun ke bawah bagi mengetahui hal kebajikan rakyat di kawasan masing-masing
Senin, 24 Februari 2014
Makan Di Depan TV Penyebab Anda Obesitas
![]() |
| Ilustrasi wanita pegang remote kontrol dan makanan hamburger I foto dreamstime.com |
Tidak hanya makanan junk food penyebab obesitas, tapi lingkungan makan juga mempengaruhi nutrisi penyebab obesitas seperti makan di depan TV.
Makan di depan TV menyebabkan obesitas, penemuan ini diungkapkan oleh ilmuwan Amerika dan Belanda.
Studi mereka menunjukkan bahwa pengecualian dari TV dan berbagi makanan dengan keluarga di meja, membuat orang lebih sehat. Nutrisi makanan mempengaruhi berat badan, klaim Amerika Serikat dan Belanda.
Para peneliti meneliti hubungan antara ritual sehari-hari makan bersama dalam suasana keluarga dan indeks massa tubuh dari 190 orang tua dan 148 anak-anak. Indeks ini mengukur massa tubuh, membandingkan berat dan tinggi badan.
Orang tua yang berpartisipasi dalam studi ini menyelesaikan kuesioner tentang kebiasaan makan seluruh keluarga.
Kemudian diukur berat dan tinggi badan kedua orang tua dan anak-anak mereka. Ternyata semakin tinggi indeks massa tubuh dari orang tua, semakin sering mereka mengatakan bahwa makan di depan TV. Makan di meja di ruang tamu atau dapur dikaitkan dengan BMI yang lebih rendah pada anak-anak dan orang tua.
Studi ini pun menyarankan untuk tidak berbagi makanan ketika menonton TV.
Studi mereka menunjukkan bahwa pengecualian dari TV dan berbagi makanan dengan keluarga di meja, membuat orang lebih sehat. Nutrisi makanan mempengaruhi berat badan, klaim Amerika Serikat dan Belanda.
Para peneliti meneliti hubungan antara ritual sehari-hari makan bersama dalam suasana keluarga dan indeks massa tubuh dari 190 orang tua dan 148 anak-anak. Indeks ini mengukur massa tubuh, membandingkan berat dan tinggi badan.
Orang tua yang berpartisipasi dalam studi ini menyelesaikan kuesioner tentang kebiasaan makan seluruh keluarga.
Kemudian diukur berat dan tinggi badan kedua orang tua dan anak-anak mereka. Ternyata semakin tinggi indeks massa tubuh dari orang tua, semakin sering mereka mengatakan bahwa makan di depan TV. Makan di meja di ruang tamu atau dapur dikaitkan dengan BMI yang lebih rendah pada anak-anak dan orang tua.
Studi ini pun menyarankan untuk tidak berbagi makanan ketika menonton TV.
Langganan:
Postingan (Atom)
